SEDOTAN


Sudah 2 minggu lebih, ada 2 sedotan kecil yang masih terbungkus untuk air mineral kemasan gelas, tersimpan di dalam ransel. Ops, jangan ditanya kenapa ia disana? Saya pun lupa kronologisnya dan entah untuk alasan apa masih menyimpannya, sedikitpun hati ini tidak tergerak untuk membuangnya. Saya biarkan saja didalam ransel, hanya menatapnya sejenak sambil memasukkan buku dan alqur’an untuk dibawa mabit malamnya.

Bintang-bintang menemani saat berangkat. Dijadwal selepas isya ini, saya seperti berjalan menentang arus, saat semua kendaraan berpacu untuk pulang tapi saya justru harus berangkat menuju arah berlawanan. Jalan yang tadinya dua jalur, seakan menjadi satu jalur. Continue reading

AYAH


Mungkin selepas dzuhur nanti ayah pulang ke rumah
Membawa letih yang menumpuk di pundak ringkih
Dan tubuh yang bermandi keringat
Tapi ternyata tidak, tak ada siapa-siapa,

Kutunggu ia di sore yang basah,
siapa tahu ia pulang membawa buah,
atau apapun yang sering kami makan bersama
ternyata juga tidak, tidak ada siapapun yang datang

Mungkin ia akan pulang saat hujan turun mengantar senja,
penuh lelah tapi senyum tak lepas di wajah
Lalu duduk bercengkrama bersama,
pun, belum ada tanda-tanda

Hujan kian deras, malam kian pekat,
Hingga subuh kembali menyapa
Ku intip kamar dimana ia biasa berbaring,
Hanya kosong, tak ada bayang,
Continue reading

PULANGKAMPUNG

pulang, adalah cerita paling menarik dalam hidup..
kita mungkin mencintai bepergian, tapi kelak kita tetap mesti pulang.

ini oleh-oleh saat pulang kampung beberapa hari lalu.. ke Talu, Pasaman Barat

kuda tunggangan saat pulang kampung, sempat bocor dalam perjalanan

Continue reading

By rangtalu Posted in pojok

SURAT DARI IBU


Orang bilang anakku seorang aktivis. Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana. Orang bilang anakku seorang aktivis. Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat. Orang bilang anakku seorang aktivis. Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.

Anakku,sejak mereka bilang engkau seorang aktivis ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis. Dengan segala kesibukkanmu, ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat. Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak? Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak, tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia. Continue reading

update

beberapa hari terakhir saya tidak sempat membuat tulisan untuk update blog, kali ini pun juga tidak ada tulisan lengkap, hanya posting gambar ini saja..
jadi narasinya saya serahkan ke yang membaca blog saja..

he..

By rangtalu Posted in pojok