Jogja Istimewa Hotelnya

Keistimewaan Jogja bukan lagi semata karena kebudayaannya yang masih terjaga sampai sekarang, tetapi juga karena banyaknya hotel yang memenuhinya. Setidaknya begitu makna mural “Jogja Istimewa Hotelnya” yang menempel di tembok-tembok kota. Bagaimana tidak “istimewa”, pada tahun 2005 saja tercatat ada 323 hotel di Jogja, 23 diantaranya adalah hotel berbintang dan sisanya hotel non bintang. Pada tahun 2013 jumlahnya membengkak menjadi 400 hotel, 43 diantaranya adalah hotel berbintang dan 357 sisanya merupakan hotel non bintang. Pembangun hotel tersebut berlangsung disetiap tahun tanpa terkendali, sehingga dalam rentang waktu 8 tahun tumbuh 77 hotel baru. Tidak berhenti disana, pembangunan hotel terus terjadi sampai hari ini. Saat anda membaca tulisan ini, ada semen yang sedang diaduk, ada tiang yang sedang dipancang, ada tanah yang sedang dibebaskan, ada pemukiman yang tergeser, semua untuk pembangunan hotel.

jogja-istimewa-high-color
Banyaknya hotel di Jogja memang mendatangkan beberapa manfaat terutama bagi sektor perekonomian dan pariwisata. Terbukanya lapangan pekerjaan baru dan mudahnya para wisatawan mendapatkan hotel disekitar lokasi wisata merupakan dampak positif yang bisa dirasakan. Lebih dari itu keberadaan hotel ternyata sangat mempengaruhi penerimaan pajak daerah Kota Jogjakarta. Sekitar 30% atau lebih penerimaan pajak daerah kota Jogjakarta justru bersumber dari pajak hotel, ini merupakan penerimaan pajak terbesar dibandingkan pajak yang didapatkan dari sektor lain. Pada tahun 2012 saja jumlah pajak hotel yang masuk ke kas daerah telah mencapai 56 M. Besarnya pendapatan yang masuk ke kas daerah dari pajak hotel ini mungkin yang menjadi salah satu alasan bagi pemerintah kota memudahkan proses pendirian hotel dan membuka lebar pintu investasi di sektor perhotelan. Lagi dan lagi, semakin banyak hotel semakin bertambah kas daerah.

Namun pemerintah sepertinya lupa bahwa kebijakan yang hanya mementingkan “keuntungan” ekonomi semata dan mengabaikan kondisi lingkungan dan sosial kemasyarakatan justru akan menjadi bibit masalah baru di masa depan. Hari ini saja pembangunan hotel yang pesat telah menimbulkan sederet persoalan. Lahan kota yang sudah sesak semakin padat, produksi limbah meningkat dan masyarakat disekitar hotel mengeluhkan kekeringan karena air tanah yang sangat banyak disedot pihak hotel. Penghuni hotel mandi dengan air, masyarakat menyiram badan dengan pasir berdebu. Jangan tanya soal kemacetan, titik-titik kemacetan akan semakin bertambah terutama disekitar hotel. Jika terus dibiarkan Jogja tidak akan lagi nyaman. Kalau nyaman itu mungkin hanya bagi mereka yang semalam tidur di hotel.

Penolakan masyarakat terhadap rencana pendirian hotel telah banyak dilakukan. Beragam komunitas menyuarakan teguran bagi pemerintah, lihatlah mural yang menghiasi tembok-tembok, spanduk-spanduk yang membentangi jalan dan lirik-lirik puisi para seniman. Namun pemerintah sepertinya telah menutup telinga terhadap suara-suara itu. Atau pemerintah hanya menganggapnya semacam ekspresi seni semata dan bukti kekreatifan masyarakat. Jika sudah demikian maka rakyat perlu bersikap sedikit lebih keras.

KricakLor#88

sumber image

11 responses to “Jogja Istimewa Hotelnya

  1. Di kawasan rumah yang kutinggali kemarin ga ada dua tahun udah selesai dibangun Mataram City yang katanya sih apartemen the highest, the tallest gitu..itu deket banget sama rumahku mungkin cuma setengah km. Ee sekarang berapa blok dari rumahku yang awalnya hutan lebat udah dibabat habis pohon2nya katanya mau dibangun Hotel. Dua pulak! Hebatttt…akibat yang paling langsung kerasa efeknya ya udara jadi pengap dan panas karena pohon-pohon ditebangi dan airnya semakin menipis sering kehabisan air. Hadehh.
    STOPP Pembangunan HOTEL di JOGJA!

  2. Wah, begitu banyak hotel di Yogya ya?
    Bulan Oktober lalu saya ke Yogya, menghadiri Economics Jazz-nya FE UGM. Saya menginap di tempat nginap ala backpacker, ah ketemu juga dan tersedia kamar yang kosong. Tadinya saya sangsi, karena saya tidak booking terlebih dahulu. Rupanya tingkat hunian penginapan tidak selalu ramai walau di akhir minggu.

    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s