Ada Setan Saat Pulang

money-in-a-hurry

Percayalah ini bukan cerita horor walaupun judulnya agak horor.

Sore. Seperti biasa ini adalah jadwal hujan untuk turun membasahi Padang. Langit mulai gelap. Ketika jam kantor berakhir saya buru-buru untuk segera pulang, khawatir diguyur hujan lebat lagi seperti kemaren. File yang tadi diketik langsung di save, semua tab ditutup, lirik dasbor blog ga ada notifikasi, tutup. Turn off komputer sambil melihat jam di layar HP, 16:05. Arsip-arsip dimasukkan ke laci, kunci. Lalu bergegas ke parkiran, ambil motor dan pulaaang.

Jalanan ramai, selalu begitu. Karena selain pagi hari, sore adalah jadwal reunian berikutnya untuk seluruh kendaraan. Gerimis mulai turun dan semua pun bergegas dahulu mendahului, klakson sahut bersahutan. Semua buru-buru sebab merasa sebagai orang yang memiliki urusan paling penting. Tidak ada yang mau mengalah apalagi di perempatan Simpang Presiden yang minus traffic light, ga ada hujan saja disini sudah parah kondisinya apalagi kalau hujan, semua adu nekat.

Melewati ini semua memang butuh kesabaran, kesabaran ekstra. Jika dibandingkan dengan Jakarta mungkin macet disini masih level rendah. Itu sebabnya saya tidak pernah punya cita-cita tinggal di Jakarta, tidak kuat menghadapi jalanan macet padat merayap penuh debu. Macet yang sedikit saja di Padang sudah membuat sakit kepala, bagaimana mungkin bisa kuat menghadapi yang di Jakarta, bisa-bisa saya vertigo😀

Alhamdulillah sampai di rumah dengan selamat dan disambut senyuman bidadari. Setelah ganti pakaian, teh sudah terhidang di atas meja. Saat akan me-sms salah seorang teman, baru saya sadar kalau tidak ada HP disaku celana, dicari ke kamar juga tidak ada. Jatuh? Hilang? Panik.

Saya coba memutar kembali semua episode. Astaga HP nya tertinggal di atas meja kerja, dan adegan itu tepat berada di episode satu:mrgreen: Dengan meminjam HP istri, saya menghubungi teman yang kemungkinan masih di kantor, untung saja masih ada yang bertahan disana, “Tolong amankan ya bang, besok saya ambil

Ini semua terjadi karena saya terlalu terburu-buru, sungguh ini dari setan. “Ketenangan itu dari Allah dan tergesa-gesa itu dari setan” Kalau sifat setan asal mulanya, selalu saja ada masalah. Astagfirullah’aladzim

Tuh kan, bukan cerita horor:mrgreen:

32 responses to “Ada Setan Saat Pulang

  1. Kirain awalny emg horor bg, liat td mlam tp br berani baca pgi ini.. Hehe😀
    D jkt amat sangat parah bahkan smpai stuck ga bisa jalan dan bs berlangsung sejaman lebih ( penglaman pas uda pulang balik krja jkt -cikarang).. Untung rumah skrg dkat kantor uda jd g macet pke bingitz😀

  2. Berarti setan-setan hobinya nongkrong di jalan raya ya, soalnya pada tergesa-gesa sampai adu nekat gitu.
    Masih bingung, macet level rendah itu yg kaya gimana?

  3. Kalau buru-buru, grusak-grusuk memang biasanya ada yang nggak berjalan lancar sesuai keinginan >_< By the way, soal macet ternyata makin banyak kota yang merasakan ya. Di Bandar Lampungpun jalanan makin padat, di Manado juga, apalagi ya di jam-jam orang berangkat & pulang beraktivitas.

    • iya mb, byk kota yang mulai padat dg kendaraan, katanya sih krn tingkat penghasilan rakyat yg mnibgkat jadi udah bisa kredit motor dan mobil😀
      skrg orang malas jalan kaki, beli sabun ke warung dekat rumah saja pakai matic😀

  4. Alhamdulillah handphonenya masih ada yg mengamankan ya, jadi g hilang.

    Ternyata ciri2 pengendara motor di padang atau jkt bahkan di mana sj di Indonesia sama ya, selalu bergegas saling mendahului, klakson bersahutan2an, merasa sebagai orang yang memiliki urusan paling penting, tidak ada yang mau mengalah.
    Saya berharap mudah2anbangsw kita bs semakin baik. Aamiiin .

    • mungkin karena saat di sekolah dulu kita hanya disuruh menjadi yang terdepan tanpa diajarkan cara bersabar dan menghormati orang lain.

      Aamiin, semoga semua semakin membaik, termasuk isi kantong😀 hehe

  5. Setiap hari selalu aja ada setan yang menggelayuti hari” kita ya mas hahaha keren abis mas… sampe khatam saya bacanya haha… kapan saya punya bidadari nyambut di rumah?? haha haseehh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s