Pedagang Bensin No.21

Demo usai sudah, BUMN sevital Pertamina nyaris lumpuh karena unjukrasa syahbandar sejak Selasa lalu di Depot Pertamina Bungus Teluk Kabung, Padang. Perseroan yang berusaha meluruskan sistem distribusi yang salah, namun mengakibatkan satu provinsi kocar-kacir karena kehabisan pasokan BBM (bensin) di seluruh SPBU. Wibawa Pertamina justru ambruk di tengah profesionalisme yang didengung-dengungkan. Niat Pertamina untuk menertibkan sistem distribusi tentu saja baik cuma tidak dilakukan dengan tepat, sehingga menimbulkan gejolak protes dari syahbandar mereka melakukan pemblokiran dan pengrusakan fasilitas Terminal BBM Teluk Kabung. Depot pertamina macet, SPBU kehabisan BBM, masyarakat padang kocar kacir mencari-cari BBM.

Padang menjadi panik, mulai dari pemilik kendaraan, sopir angkot, tukang ojek, sopir truk dan tentu saja : saya. Bensin sepeda motor ini sudah dibawah garis merah, sempat terfikir untuk libur saja hari ini karena tidak yakin bensin nya akan cukup untuk mengantar ke kantor. Berharap pada pedagang eceran rasanya tidak bisa karena sejak kemaren pedagang eceran disepanjang jalan sudah banyak yang mulai tutup. Tapi semangat untuk ke kantor ini lebih kuat ketimbang ketakutan kehabisan bensin, saya paksakan untuk berangkat, ya resiko paling parah cuma mogok dan setelah itu tinggal didorong saja πŸ™‚

Dari rumah menuju kantor dengan rute Kuranji-Ampang-Alai-Jati-Jendral Sudirman, terdapat 27 pedagang eceran yang menjual bensin tanpa ada SPBU, sepanjang jalan saya masih berharap semoga ada salah satu yang masih menjual bensin. aha.. alhamdulillah, akhirnya pedagang eceran nomor urut ke-21 di Simpang Alai punya stok bensin, saya segera parkir untuk membeli dan ternyata harganya Rp.8000,- / liter.. 60% lebih mahal dari harga biasa.. ya sudahlah tidak apa, ini lebih baik daripada harus mendorong motor, dan tentu lebih murah ketimbang di daerah perbatasan kota yang harganya mencapai Rp10.000 – Rp12.000 per liter. Akhirnya si motor bisa bernafas lega dihari krisis ini πŸ™‚

Dan masyarakat Padang yang lain juga patut sedikit lega, karena BUMN paling dibanggakan di Indonesia, Pertamina, menjanjikan mulai hari ini distribusi BBM ke seluruh provinsi Sumatera Barat dijamin lancar. SPBU di kawasan jalan Khatib Sulaiman, Sawahan, By Pass yang kemaren sempat kosong sudah dipasok kembali. Jaminan Pertamina itu, sekaligus janji negara pada rakyatnya. Jika terjadi lagi masalah, maka risikonya akan berdampak luas pada rakyat, karena ketergantungan yang amat tinggi pada BBM.

——-
sumber gambagr : DISINI dan DISINI

Iklan

30 responses to “Pedagang Bensin No.21

  1. ternyata saya harus tetap bersyukur lega karena di jawa masih tersedia banyak SPBU walaupun itu milik swasta yang kualitasnya tak sebaik COCO atau CODO milik pemerintah.. Semoga berkah..
    cemungud… πŸ˜€

  2. kalau dikampung saya, huuffttt…. masih untung bisa kebagian sekali sebulan, itupun jadwal bukanya harus diperhatikan, mengandalkan pedagang eceran, sulit dipercaya, kadang ada campuran airnya πŸ™‚

    • wah syukurlah jika masih normal..
      ..
      bagus tuh klo tdk ktergantungan dg BBM, bisa2 ditangkap karena terlibat BBM-an dg “si enji” dg apel malang nya πŸ˜€

    • bersepeda memang lebih menyenangkan..
      tahun 1 dan 2 saat kuliah dlu, sya jg pke sepeda ke kampus, dari azizi ke pasar baru..
      stelah itu tdk lagi, karena kost nya pindah ke dekat kampus :mrgreen:

      • klo deket gpp pke sepeda y, tp klo jauh dan berada di kota seperti padang ini, agaknya gak mungkin..hhe

    • hahahaha
      dek karena ado yang ka di tando tangan mah, makonyo sumangaik pai ka kantua bang.. :mrgreen:

      ———————-
      walau alun mambuek blog, buek se gravatar nyo dulu bang, supayo kalo komen ado gambarnyo, semacam foto profil lah klo di fb..
      cekidot di: http://id.gravatar.com/ :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s