Mengejar Mimpi Bersama Pagi

ah ini hanya sebuah perenungan singkat yang asal dari seorang sarjana hukum yang hobi matematika dan tergila-gila dengan sastra.. bukan ulama atau si kakek segala tahu, jadi di dengar saja jangan di debat pakai dalil🙂 . Ini tentang si ‘pagi’ yang mempesona, saat air begitu sejuk, udara begitu segar oh tunggu dengar disana ada kicau burung yang bernyanyi, indah bukan? itu lagu kehidupan. Pagi sungguh istimewa, disana awal denyut aktivitas dunia dengan bongkah semangat. Tarik nafas dalam-dalam dan rasakan energi semangat pagi mengaliri tubuh.

Inilah mungkin sebab kenapa subuh hanya dua rakaat saja tidak tiga atau empat, mungkin ini jugalah alasan kenapa tidak kita temukan sholat rawatib setelah subuh, sebagaimana sholat dzuhur, magrib dan isya. Agar pagi itu selepas subuh kita lebih punya banyak waktu untuk mengejar mimpi-mimpi kita. Allah tahu kapan kita harus mulai bergerak dan kapan kita harus beristirahat. Dan pagi telah disediakan sebagai momen untuk bergerak bukan untuk beristirahat.

dan sungguh ini lah waktu yang paling besar berkahnya dan paling indah, waktu-waktu setelah subuh. Siapa yang hendak menghafal alquran, membaca kitab, menulis, berpergian atau berniaga sebaiknya dilakukan pada pagi hari.

Pada waktu pagi, rezeki dibagi-bagi, suasana batin terasa jernih, nafas kehidupan mulai berdenyut, dan angin berhembus lembut. Sungguh pagi adalah waktu yang paling indah. Ketika udaranya membakar semangat kita untuk terus menyala. Memberi energi baru untuk mengalahkankan setumpuk tugas dan tantangan yang berjejer disepanjang jalan kehidupan.

Sungguh rugi mereka yang membuang sia-sia waktu pagi, dengan melanjutkan tidur setelah shalat subuh. Kembali ke atas kasur empuk berselimut tebal. Mendengkur lagi hingga matahari telah menyapa waktu dhuha, atau lebih. Jika hal ini telah menjadi kebiasaan, mulailah berencana untuk merubahnya.

Kecuali ada alasan lain yang membuat kita tidak bisa untuk bergerak lebih pagi, sakit atau begadang dan lembur menyelesaikan tugas-tugas yang sudah jatuh deadline, entah itu tugas kantor, tugas kuliah, persiapan ujian dan sebagainya. Untuk hal-hal yang darurat ada hukumnya tersendiri. Bangun agak siang karena alasan darurat tapi bukan berarti tidak shalat subuh.

Mari manfaatkan siang hari kita lebih awal, semoga jika kita dalam aktivitas menuntut ilmu, beribadah, berpergian atau berniaga maka berkah do’a Rasulullah akan kita dapatkan..“semoga Allah memberkahi umatku pada pagi hari mereka”

—————
semangat sahabat, semoga ada keajaiban pagi ini, tidak ada yang tidak mungkin kan..

sumber image : DISINI

38 responses to “Mengejar Mimpi Bersama Pagi

  1. “Jika seorang hamba di pagi dan sore hari, tidak mempunyai keinginan apapun kecuali Allah SWT semata. Maka Allah akan memikul seluruh kebutuhannya. Allah akan memberikan semua yang menjadi keinginannya. Mengosongkan hatinya untuk cinta pada-Nya. Menjadikan lisannya berdzikir kepada-Nya. Menjadikan semua anggota tubuhnya memenuhi ketaatan pada-Nya” (Ibnul Qayyim)

    • subhanallah..
      pagi dan sore adalah saat dimana orang sering lalai..
      jika dimasa itu kita mengingat Allah maka banyak keutamaannya, itulah sebanya (mungkin) kenapa kita disuruh untuk berdzikir pagi dan sore..🙂

  2. hmmm.. maka kenapa kutak bisa melelapkan tidurku selepas shubuh.. karena shubuh adalah permulaanku..🙂

    salam semangat sahabat,

  3. saya suka pagi,,
    karena ia menyuguhkan aroma masa depan…meningkatkan daya khayal dan imajinasi tanpa batas,,🙂

  4. klo sy hbis sholat subuh lngsung lari pagi,hbis lari pagi lngsung lari dari knyataan,tp si kenyataan ttp ngejar2 sy,mnta tlong siapa yg bsa tangkap kenyataan agar gk bsa kjar sy lgi.

  5. memang tiada masa seindah pagi meski saya lebih suka menikmati senja hari. ah, pagi atau senja sama saja karena mereka ciptaanNya yang selalu membuat kita takjub. Semangat pagi🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s