Majelis Dhuha Almadaniy

yang tadi pagi tidak sempat ke Almadaniy untuk mengikuti kajian dhuha, saya lampirkan resume kajian dhuha bersama ustadz april, dengan tema sarana-sarana untuk mencapai kebahagiaan… 

Sarana-sarana untuk  mencapai kebahagiaan di dunia meliputi:

Iman dan Amal
An-nahl:97.

Siapa yang menggabungkan iman dan amal shalih, allah janjikan ia kebagiaan dan pahala. Iman dan amal shaleh memegang peranan penting.
Mukmin yg beriman dg iman benar, melahirkan amal shaleh, hati nya bersih, akhlaknya baik, itulah modal. Dengan modal itu ia punya wadah-wadah untuk menampung kebahagiaan dan punya perisai untuk menagkal segala bentuk duka dan stress.
Ketika menerima sesuatu yang baik ia kan bersyukur, ia gunakan untuahak sesuatu yang bermanfaat.
Orang yang beriman, bersyukur jika mendapat nikmat, bersabar jika mendapat duka. Ketika mereka bersabr terhadap sesuatu yang tidak mengenakkan mereka akan bertawakal.
Orang-orang yang beriman dilipat gandakan kebaikan untuknya. Orang yang memiliki sifat syukur dan sabar, yang lahir setelah itu adalah kebahagiaan.

Tidak bermanfaat jabatan tinggi, harta banyak, tanpa ketenangan jiwa.

Sedangkan orang yang ketika diberi nikmat tidak bersyukur dan ketika diberi musibah ia tidak bersabar, maka akhlaknya akan melenceng, muncul rasa sempit di dalam hati. Jika diberi mobil, ia khawatir mobil hilang, ketika diberi motor khawatir motor tabrakan, ketika diberi rumah khawatir rumahnya terbakar.

Jiwa manusia tidak akan berhenti pada satu titik, ia akan terus meminta, meminta dan meminta.

Iman dan amal shaleh adalah kunci untuk mencapai kehidupan bahagia.
Mereka yang tidak beriman, ketika menghadapi permasalahan fikirannya berantakan, rasa takut masuk ke fikiran dan berkumpul di dalam hatinya yang tidak bisa digambarkan bentuknya.

Perbanyak berbuat baik kepada orang lain
An-Nisa’ : 114

Diantara sebab yang bisa menghilangkan rasa gundah gulana yang ada di dalam hati adalah dengan memperbanyak perbuatan baik kepada orang lain. Kebaikan akan melahirkan kebaikan.

Menyibukkan diri dengan amal tertentu atau ilmu yang bermanfaat
Menyibukkan diri lebih disarankan dengan sesuatu yang kita sukai, bagi yang hobi baca, membacalah ketika bermasalah, yang hobi design, mendsign lah ketika bermasalah.

Memfokuskan fikiran terhadap aktivitas hari ini,
Fokus dengan hari ini, jangan bersedih dengan masa lalu. Jangan cemaas dengan masa depan. Masa lalu tidak mungkin di tolak, tidak mungkin dirubah, ia sudah terjadi. Masa depan belum terjadi, tidak perlu gundah. ‘Punya anak atau tidak nanti, ada jodoh atau tidak’  kegundahan yang tidak perlu.

Memperbanyak membaca Alquran
Menyibukkan dengan zikir yang akan menenangkan hati

Selalu membicarakan nikmat-nikmat Allah.
Sesungguhnya musibah itu sangat sedikir sekali jika dibandingkan dengan nikmat yang telah Allah berikan.

Selalu melihat ke bawah
Selalu melihat kebawah, ketika ditimpa musibah, lihatlah kondisi orang lain yang musibahnya lebih berat daripada kita.

Berdoa untuk menenangkan hati
Do’a
Perbaiki dunia dan kahiratku, jadikan kehidupan yang tersisa sebagai penambah kebaikan, dan jadikan kematian sebagai tempat untuk mengakhiri kejahatan.

Berusaha untuk mencari sebab-sebab yang memunculkan kegundahan hati dan menghilangkannya.
Ketika ditimpa musibah berusaha membayangkan kemungkinan terburuk
membayangkan kemungkinan terburuk dan menyiapkan diri mengahdapinya membuat kita kuat menghadapi kenyataan, jika bayangan itu tidak terjadi maka kita akan tenang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s