Untuk Para Calon Bayi

Orang-orang tua dulu bilang hidup ini seperti roda. Kadang naik, kadang turun, bocor, pecah, menikung atau terbalik. Kadang di jalan mulus, kadang di jalan berbatu, melindas kubangan, becek atau kotoran. Yah, itulah roda, itulah hidup menurut perenungan orang-orangtua dulu. nenek bilang, Baputa kateh yo dapek galak badarai, turun ka bawah taimpik badan marasai.

Beberapa orang cukup tabah menjalani gejolak putaran hidup tanpa banyak mengeluh, sementara yang lain sibuk protes, menyalahkan orang lain atas derita yang menimpanya. Protes ke kawan, ketua, pimpinan, pemerintah atau ke Tuhan.

Seburuk apapun jalan yang dilalui, tanjakan berbatu dan terjal sekalipun, semua tetap harus dilewati. Hidup harus tetap dilakoni. Jika takut memikul resiko hidup maka jangan ambil jatah untuk terlahir di dunia ini. Ini sekaligus warning buat para calon bayi ; pertimbangkan baik-baik risikonya jika mau lahir dan mendaftar jadi manusia.. (itupun kalau mampu melakukannya)

Jika sudah lahir, maka perjalanan di mulai. Bersiaplah untuk berputar, menjadi roda. Soal citarasa pedih dan senang hanyalah pilihan kita. Berada di atas ataupun dibawah kita tetap bisa mengukir senyum.., tinggal pilihan kita, mau mengisinya dengan ratap pilu atau senyum tawa. Tak ada satu ketetapanpun dari-Nya yang merugikan kita, maka bersyukurlah dengan masa-masa sulit yang menimpa kita, karena selama itulah kita tumbuh menjadi dewasa.

Tak perlu terpuruk jika tidak lulus UN, tidak diterima di perguruan tinggi favorit. Tidak perlu terlalu bersedih jika belum juga wisuda, belum lulus tes PNS, belum menjadi presiden dan sebagainya.. tak perlu cemas dengan semua rangkaian peristiwa buruk โ€“menurut kacamata kita- itu. Selama usaha maksimal telah dilakukan, maka urusan hasil serahkan saja sama Pemilik Kerajaan Langit dan Bumi, Dia Maha Tahu yang terbaik untuk kita.

Ingat, kriteria masuk surga bukan untuk yang lulus UN, untuk mahasiswa di universitas favorit, untuk PNS atau presiden..

Iklan

22 responses to “Untuk Para Calon Bayi

  1. dulu sewaktu saya lulus SMA jujur saya tidak tahu mau kemana akhirnya saya jadi kuli bangunan dan kerja serabutan lain…. 4 tahun kemudian Alhamdulillah saya bisa kuliah karena anugerah Allah yang tidak pernah saya duga….

    • subhanallah.. Allah Maha Besar.
      salute atas perjuangannya mas, semoga bisa menginspirasi dan memotivasi yang lain..
      teruslah berlari mencapai puncak mas,

  2. Kita semua terlahir sudah menjadi pemenang. setelah kita lahir di dunia ini. mengalahkan begitu banyak saingan kita . sebelum kita terlahir di dunia

  3. sesungguhnya setiap manusia adalah ARTIS, bukankah setiap hari kita di shooting oleh malaikat raqib dan atid 24 jam non stop… Bayangkan dokumen FILM ini akan di putar ulang di HARI AKHIR nanti tanpa sensor sedikit pun….
    Hanya mereka yang ber-acting sesuai skenario-Nya yang akan mendapat PIALA SURGA
    Mau dapat Piala Award Surga? Mari perbaiki acting kita semua…Sesuaikan dgn skenario yang tlah di tetapkan-Nya….

    Semangat hidup lebih baik….

  4. Lulus UN, alhamdulillah.
    Lulus PTN, favorit lagi, jurusan favorit jg, alhamdulillah. ๐Ÿ™‚
    Udah wisuda, alhamdulillah,
    IPK Alhamdulillah..
    PNS, nahhh, ini yang belum, belum masuk daftar :p

  5. “Tak ada satu ketetapanpun dari-Nya yang merugikan kita, maka bersyukurlah dengan masa-masa sulit yang menimpa kita, karena selama itulah kita tumbuh menjadi dewasa”

    —> DICATAT BANG… ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s