Teorema Abadi Dalam Hidup

cropped-autumn_maple_leaf_by_vamaena.jpg

Tidak ada yang bisa membuat kita semakin yakin akan sesuatu selain daripada ketika kita bisa merasakan atau membuktikan keberadaannya. Saya telah melalui tahun lalu, sebuah tahun yang sulit,  dengan banyak praktikum untuk membuktikan berbagai teorema, yang telah membuat saya semakin yakin akan berbagai hal. mempertebal keimanan.

Beberapa teorema sebenarnya sudah dibuktikan jauh di tahun-tahun sebelumnya, hanya kadang saya lebih sering lupa ketimbang ingat.

Teorema 1

Mudahkanlah urusan orang lain maka Allah akan mudahkan urusanmu

Kalau ada yang minta tolong dalam kebaikan, bersegeralah untuk menolongnya. Jika kita memegang kendali dalam memutuskan sebuah kebijakan, janganlah membuat keputusan yang memberatkan bagi satu pihak. Jika ada seseorang yang terjatuh di jalan, bantulah segera. Jika ada mobil mogok, dan kita lewat didekatnya, bantulah untuk mendorongnya. Jika kita sedang membawa kendaraan, berilah tumpangan pada yang berjalan kaki. Bantulah orang yang kesulitan menyebarang jalan. Jika ada teman kos yang belum mendapat kiriman dari kampung, ikhlaslah untuk berbagi nasi dan lauk. Bermurah hatilah untuk meminjamkan HP pada yang lagi tidak berpulsa ( tentunya HP yang kita pinjamkan haruslah berpulsa )

Jangan mempersulit kehidupan siapapun. Berusahalah untuk membantu semampu kita. InsyaAllah berbagai kemudahan akan kita dapatkan, bisa jadi sejam setelah itu, sehari atau seminggu, satu yang pasti, Allah akan mudahkan urusan kita, membantu urusan-urusan kita dari arah yang tidak kita sangka-sangka.

Teorema 2

Ridho Allah bersama Ridho orangtua

Doa ibu sanggup menembus batas. bersyukurlah bagi mereka yang masih memiliki Ibu. Mintalah ia mendoakan dalam setiap cita-cita kita, walau sebenarnya ia tidak pernah lupa untuk itu. Bisa jadi selama ini nama kitalah yang pertama ia lafadz kan dalam doanya. Tapi agar doa ibu lebih spesifik maka kita perlu menjelaskannya, “bu, tolong doakan agar saya lulus UAS”, “mama, doain ya, agar besok dapat beasiswa ke Kanada”, “mak, doa’an den ciek yo supayo bisuak manang lomba panjek pinang”. AmiIin

Teorema 3

Jika malam telah mencapai puncaknya, pertanda fajar akan segera datang

Kawan, iduik bak cando roda padati, turun naik batuka ganti baganti.

Jika kita menghadapi berbagai masalah di dalam hidup, bersabarlah dan kuatkan kesabaran. Semoga itu adalah ujian yang akan meningkatkan kualitas diri kita. Tidak perlu lari dari masalah, merasa hancur dan berhenti bergerak. Jalan saja terus, badai pasti berlalu. Jika malam telah mencapai puncaknya, pertanda fajar akan segera datang. Jika permasalahan dan beban kita sudah berada pada puncaknya, kelam hitam pekat, titik dimana kita benar-benar sudah tidak kuat lagi memikul, maka teruslah bersabar, sebentar lagi fajar akan segera datang. Kemudahan dan masa terurainya permasalahan akan segera menghampiri kita. ha, itulah masa dimana kita akan rasakan sabar itu berbuah manis.

Jika penelitian belum juga tuntas, skripsi masih saja sering dicoret pembimbing, asistensi bermasalah, bisnis masih saja rugi, ketika ikut pemilihan kepala RT masih saja kalah, jangan jatuh. Teruslah berjalan, berusaha dan berdoa. Kelak fajar itu akan datang.

Teorema 4

Pintu akan tertutup karena maksiat

Jika ingin kemudahan dan kelapangan di dalam hidup, jauhilah maksiat, sekecil apapun itu. ia akan menutup pintu hati kita, sehingga sulit untuk memperoleh ilmu. Maksiat juga akan mempersempit pintu rezeki.

ini empat teorema utama, disamping beberapa teorema lain yang kembali dirasakan kebenarannya. membuat saya semakin yakin akan keberadaan-Nya. ini bukan untuk menggurui, hanya sedikit berbagi.

Iklan

2 responses to “Teorema Abadi Dalam Hidup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s