Saat Kawan Mulai Protes

Chair-Alone-wallpapers

salah seorang sahabat mengirim sms dan bertanya kepada saya, “kita masih bersahabatkan?
karena ia adalah sahabat saya sejak lama, tentu saja saya jawab, “ya, kita akan tetap bersahabat. insyaAllah selamanya, sampai di surga, sehingga para nabi iri
“kenapa bertanya seperti itu?”, balas saya.
saya hanya ingin kita tetap bersahabat bagaimanapun nanti kondisi saya, futur, jadi pareman atau presiden…“, saya makin bingung, sebelum sampai pada kalimat terakhir pada smsnya, “.. jan lupo-lupo ngirim sms yo

oh ternyata ini intinya, sms yang mulai jarang..

akhir-akhir ini saya memang jarang menghubungi sahabat-sahabat saya, hanya sesekali saja, itupun sekedar ucapan selamat milad, atau selamat merayakan idul fitri yang formatnya sama untuk semua orang.

bukan karena malas, bukan juga karena tidak ada pulsa (walau terkadang memang begitu). hanya saja tidak tahu lagi harus membahas tema apa dengan mereka setiap kali menelpon atau sms.. dan tentu saja mereka sudah mulai sibuk, maka jadilah begitu, hanya pada momen-momen tertentu saja saya menelpon atau sms mereka, para jagoan-jagoan itu.

tapi, sahabat saya yang satu ini tidak mau begitu.. ia ingin saya harus tetap rajin me sms nya.

saya bilang padanya di sms terakhir hari ini “ukhuwah itu tidak terletak pada banyaknya sms yang dikirim setiap hari, tetapi terletak pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam do’a-do’anya

dalam suatu masa yang berbeda, Imam Al-ghazali pernah mengatakan hal :

Ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan, bukan pada manisnya ucapan dibibir, tetapi pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam do’anya.

perhatikan penggalan kata-kata bijak di atas, derajat mendo’akan saudara lebih utama daripada pertemuan dan berkata manis. tetapi bukan berarti bertemu dan berkata manis itu tidak perlu, hanya saja ia tidak cukup hanya sampai disitu, mesti diikuti dengan aktivitas mendo’akan.

inilah pelajaran untuk kita hari ini, paragraf yang lain hanya lagu pengantar saja.

maka mari kita selipkan nama sahabat-sahabat kita dalam setiap doa shalat malam kita. semoga ukhuwah ini berkekalan. jangan hanya sebatas sms atau komen distatus fb nya, yang terkadang hal itu bisa memangkas ukhuwah.
sahabat-sahabat, nama kalian selalu ada ada dalam bait doa ini, tentang sejuta kebaikan, kesuksesan dalam menjalani hidup dan penjagan yang tak pernah putus dari Allah.

untuk sahabat saya, yang telah mengirimkan sms “protes” kepada saya, saya mendokan semoga urusanmu lancar, dimudahkan Allah. dan saya sedikit menyimpan harap semoga nama saya juga terselip dalam doa-doamu, tidak masalah jika mesti berada dalam urutan terakhir dari daftar nama sahabat-sahabat yang kau doakan, yang penting ada sepotong kalimat doa untuk saya. sepotong saja. oke kawan?? soal doanya tentang apa? hmm terserahlah asal tetap kebaikan, tapi yang pasti, kau tahu yang ku mau, sipp..

—————–
catatan kaki
—————–

isi sms nya telah dirubah menjadi bahasa indonesia yang sedikit baik dan sedikit benar, tadinya adalah bahasa datuak parpatiah nan sabatang bercampur dengan bahasa cowboy. perubahan seperlunya

kalaulah masa hidupnya imam alghazali itu adalah hari ini, bisa jadi redaksinya sama seperti yang saya tulis.😦 mungkin.

26 responses to “Saat Kawan Mulai Protes

  1. Subhanallah…
    meski sering mendengar atau terbaca kalimat itu, tapi ya… kadang masih sering lupa mendoakan sahabat sespesifik itu. sebut namanya… dan doakan..
    syukran.

  2. wah ternyata akhiy romel toh
    kenapa bisa jd sm yo akh??
    ntu make nya hub bliau ge
    aplg skrg sdg brjuang dg dosennya
    yuk kt ksh bliau smgt….

  3. copast kutipane untuak kawan lamo ana yang di eler yo. e mangamuak lo k ana, lah bocor k e. mrasa khawatir dlupakan dan dtinggalkan

  4. ternyata, hal seperti itu bisa jadi benang2 ukhuwah ya,,….
    jadi inget beberapa waktu yg lalu dpt sms dr seorang akhwat
    “tumben bisa sms panjang”
    cz biasanya an sms cuma pendek2 saja…
    eh, jadi malu..seringkali lupa ngasih perhatian ke temen meski cuma dg sepotong sms

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s