L’affaire de Moucheswatter

kawan, hari ini mari kita berkunjung sebentar ke Aljazair, bekas provinsi Kekaisaran Turki Utsmani, sekarang telah menjadi sebuah negara sendiri. kita akan mengambil sesuatu disana. ya, sebuah spirit.


——————-
dalam periode pergolakan Prancis, dua keluarga Yahudi Aljazair telah menjual gandum senilai 8 juta franc ke Prancis. Gandum itu untuk makanan tentara Prancis. Ketika Napoleon jatuh dan Prancis kembali monarki, Prancis mengabaikan hutang tersebut.
Gubernur Utsmani yang ada di provinsi aljazair kemudian mendatangi konsul Prancis yang ada disana, Pierre Duval, untuk menuntut kejelasan atas permasalahan itu. Duval kemudian mengatakan, ” Prancis tidak mendiskusikan soal uang dengan orang Arab”. Gubernur yang mendengar perkataan itu menampar Duval dengan … sebuah pemukul lalat. sebuah pukulan bagi kehormatan Prancis. berita ini tersebar langsung ke prancis dan di tulis dalam surat-surat kabar prancis “L’affaire de Moucheswatter”, (urusan pemukul lalat)
——————-

kalau hari ini gubernur itu masih ada, kita ingin ia menampar lagi pemerintah Prancis karena telah melarang orang untuk memakai jilbab. kita juga ingin ia menampar Duo Ariel : Ariel Sharon dan Ariel Peterpan, yang satu membunhu umat islam secara terang-terangan. yang satu lagi membunuh nilai islam dan bangsa ini secara perlahan.
kita berharap spirit sang gubernur untuk menjaga izzah diri dan bangsanya, juga ada pada pemimpin negeri ini. ada pada presiden kita. begitu juga dengan spirit untuk melindungi bangsanya dari penindasan bangsa lain.
pun kita, juga mesti punya spirit yang sama untuk menjaga kehormatan kita sebagai muslim, sebagai bangsa yang merdeka. jangan mau didikte oleh bangsa lain.

Iklan

4 responses to “L’affaire de Moucheswatter

  1. amiin..saya juga ikut mendo’akan pemerintah kita lebih baik lagi.. 🙂
    tapi alangkah baiknya rakyatnya dulu yang segera memperbaiki diri..
    kalau hanaya sebelah pihak saja..walah pada bae xixi

  2. rakyat kita belum bisa baik sendiri,berinisiatif baik sendiri, belum cukup syarat untuk itu. Berhubung amanah sudah ditumpukan ke pundak kita maka…
    “Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Rasul Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata lalu diberitakan Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” Q.S At Taubah:105

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s