Rindu Hujan dan Mati Lampu

Ingin kutuntun kau
meniti pematang
Lumpur ini menganak sungai
Ilalang panjang
menjulang

dipetak sangkar kita
Derit jendela memanggilku
Dan kau duduk
dipojok sana
mata untuk menyapaku lagi

Sungguh ku rindu
saat hujan dan mati lampu
riuh kita
ditengah nyala sebatang lilin

yakin
kelak ini menjadi rasa

——————————————————

9 juni : dibawah langit yang sama denganmu. .

Iklan

7 responses to “Rindu Hujan dan Mati Lampu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s