Banjir Melanda Talu

KAMPUNGKU

Laporan Yulisman (Pasbar) Pasbar, Singgalang

Akibat hujan lebat, Talu, Pasaman Barat disapu banjir. Hujan turun sejak Kamis (26/2) siang hingga tengah malam tadi. Puluhan rumah, masjid dan gedung sekolah terendam. Begitu pula ternak dan kolam ikan. Meski tidak ada korban jiwa, jumlah kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Ratusan warga benar-benar panik. Meski berhasil menyelamatkan sebahagian isi rumah, namun barang-barang tersebut basah-basah, termasuk barang elektronik. Masyarakat Talu sudah merasa cemas dan was-was melihat kondisi hujan yang terus menguyur tak henti-hentinya.

Salah seorang masyarakat Talu, Hendra kepada Singgalang tadi malam mengatakan, diperkirakan rumah masyarakat yang terendam air sekitar 50 buah, ditambah sekolah, musala serta Masjid Istiqomah. Dari 50 buah rumah yang terendam itu, di antaranya nama-nama warga pemilik rumah adalah Hendra, Jalik, Neni, Sima, Een dan korban lainnya. Air sudah setinggi lutut orang dewasa. Penghuni sudah keluar rumah dan berjaga-jaga dan antisipasi banjir akan semakin besar. “Karena kondisi hujan yang belum berhenti, malam ini kita tidak bisa tidur. Rumah kami sudah digenangi air, rumah tetangga juga, begitu juga masjid dan sekolah yang berdekatan dengan rumah saya,” kata Hendra warga pasar Talu tadi malam.

Kawasan yang digenangi air tersebut adalah Jorong Pasar Baru Sianok, Nagari Sinuruik. Menurut warga setempat, banjir kali ini ditimbulkan akibat meluapnya Batang Sinuruik. Bertahan Wartawan Singgalang Yulisman dari Simpang Empat tadi malam melaporkan, banjir yang terjadi di Talu ini diperkirakan bisa lebih parah lagi, jika hujan tidak juga berhenti. Tadi malam genangan air sudah menggenangi rumah warga, bahkan sudah ada setinggi lutut. Kendati demikan warga setempat tetap bertahan. Puluhan masyarakat terlihat berusaha untuk menghambat air supaya jangan masuk ke rumahnya. Tapi usaha itu tidak berhasil. Sebagian ada juga yang menimba air kotor itu agar keluar dari rumah mereka. Selain Talu, kawasan Simpang Empat juga diguyur hujan deras, sampai berita ini ditulis, hujan belum ada henti-hentinya. Belum didapat informasi apakah Batang Saman juga meluap. Biasanya bilan hujan lebat turun dua jam saja Batang Saman akan meluap.***

Iklan

One response to “Banjir Melanda Talu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s