Gema Pasbar Goes to School

Sesunguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sebelum mereka merubah keadaan diri mereka sendiri. ( QS. Ar Ra’d : 11 )

“dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari yang mungkar dan mereka itulah orang-orang yang beruntung “. (QS.Ali Imran:104)

images.jpg

Generasi muda adalah generasi harapan, yang dinanti untuk memberikan kontribusi lebih bagi negeri ini. Dari dahulu juga telah diperlihatkan kepada kita semua bagaimana pemuda memegang peranan yang penting untuk mewujudkan sebuah perubahan. Mereka adalah generasi penuh semangat dengan kekuatan-kekuatan yang baru.

Alquran telah bertutur tentang Pemuda Ashabul Kahfi yang tetap istiqamah mempertahankan keimanannya. Didalam sejarah kehidupan Rasulullah kita dapatkan cerita tentang para sahabat yang masih berusia muda tetapi memiliki peranan yang penting dalam menegakkan panji-panji Allah. Sejarah kemerdekaan indonesia pun tak lepas dari peran pemuda; Soekarno, Hatta, generasi 45 dan pahlawan ampera. Reformasi juga tergerak karena peran pemuda.

Seluruh pemuda yang tercatat di dalam sejarah itu adalah manusia – manusia terbaik, memiliki karakter yang kuat dan tak mudah goyah atas seluruh tantangan yang menimpanya. Mereka bangga dengan jati dirinya sebagai seorang pemuda muslim.

Sungguhlah tidak mungkin sebuah perubahan besar terhadap negeri ini akan terwujud dari jiwa-jiwa rapuh yang tidak memiliki kekuatan, sosok-sosok tanpa karakter perubah. Yang begitu latah terhadap zaman serta mudah terpengaruh. Perubahan dan sejarah tidak juga pernah lahir dari orang-orang yang hanya duduk dan berpangku tangan, yang kaki-kakinya enggan untuk melangkah.

Negeri ini membutuhkan generasi muda yang kokoh aqidahnya, bagus akhlaknya dan mampu memberikan beribu manfaat atas kehadiran dirinya. Negeri ini menunggu itu semua.

Tapi ditengah kesibukan kita menunggu peran generasi muda itu, tantangan dan serangan terus saja mengarah ke mereka. Serangan itu muncul dari segala arah dalam setiap hitungan waktu. Kapanpun serangan itu bisa menghancurkan karakter mereka, merobah pola pikir dan orientasi hidup mereka. Sehingga mereka menjadi generasi yang hilang, tak pernah bisa memberikan kontribusi terhadap negeri ini melainkan hanya sibuk dengan dirinya sendiri. Maka negeri ini akan semakin lama menunggu tangan-tangan perubah itu.

Generasi muda negeri ini mestilah diselamatkan dari seluruh serangan yang bisa melumpuhkannya. Maka atas dasar itulah diangkatkan acara ini, mengharapkan agar generasi muda negeri ini sadar akan perannya serta mampu menghadapi setiap serangan terhadap dirinya.

Seluruh pemuda yang tercatat di dalam sejarah itu adalah manusia juga, sama seperti generasi muda hari ini. Maka tidaklah mungkin suatu saat nanti kita bisa berbangga dengan mereka, karena kita dapatkan nama-nama mereka di dalam catatan sejarah kehidupan ini, sebagai orang-orang yang telah memberikan begitu banyak manfaat bagi negerinya.

Inilah yang melatar belakangi Gema Pasbar untuk mengangkatkan acara Gema Pasbar Goes to School, tanggal 1-3 februari 2008, di Gedung Pusako Anak Nagari, Talu. Acara terdiri dari 3 hari ( insyaallah): talkshow, training, aoutbound.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s