Disini Takbir Sendirian

images (2)
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar

Takbir itu bergema diluar sana, menggetarkan hati yang ada di dalam, tanpa sadar ada air yang berlinang di mata. Tangiskah itu??
Besok idul adha, sementara aku masih disini, di padang. Ingin sekali rasanya berada bersama keluarga, bersama ayah, ibu dan adik-adik. Ingin sekali rasanya, mengalami lagi peristiwa-peristiwa bersama keluarga.
Tapi aku tidak bisa pulang..

Takbir di luar masih bergema, kian membuncah juga rasa rindu ini, diam-diam alunan takbir pun terucap dari bibir ini. getar hati, rindu pulang, ada air yang menetes.
maafkan aku ibu, maaf ayah, maaf adik-adikku. aku belum sempat pulang, berbagi bahagia bersama.

3 responses to “Disini Takbir Sendirian

  1. Asw. tentu ada sesuatu hal yang membuat antum tidak bisa pulang kampung menemui orang tua dan keluarga. Yang penting komunikasi tetap dijalankan. jangan sampai orang tua merasa sedih karena jarangnya kita berkomunikasi dengan mereka. Satu hal yang membuat ana sedih dan bersalah pada orang tua adalah…..
    Suatu ketika karena jarang menghubungi mereka, orang tua berujar…
    ndak rindu ka kami lai………
    Astaghfirullahal ‘azhim…..

    Tapi kini, Alhamdulillah tidak demikian lagi.

  2. usah risau.
    usah sedih.
    bukankah Alloh senantiasa bersama orang-orang yang mengingatNYA?
    bukankah Ia akan menenteramkan hati kita di kala kita mengingatNYA.

    tapi memang jarang ada yang bisa menahan “tetesan” itu…
    lepaskanlah akhiy…

    do’a ana:”semoga Alloh membalas pengorbanan antum dengan yang jauh lebih baik….”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s