Negara Tanpa Penjara

1 November 2008

Penjara..
Ruang kerangkeng-kerangkeng itu tak sekuat besi yang menjadi jerujinya. Penjara telah lemah, dari dulupun sebenarnya sudah lemah. Sama lemahnya dengan sistem hukum pidana Indonesia yang berkiblat ke Belanda, ke negeri yang secara kultur tidak memiliki ikatan apapun dengan jiwa bangsa ini. Keberadaan penjara sama seperti hotel atau rumah singgah bagi para pejalan jauh. Hanya sekedar tempat untuk beristirahat dan mengatur rencana, untuk melakukan perjalanan esoknya.
Baca entri selengkapnya »


LPJ

2 Mei 2008

Menapaki langkah-langkah berduri

Menyusuri rawa lembah dan hutan

Berjalan di antara tebing jurang

Semua di lalui demi perjuangan

Letih tubuh di dalam perjalanan

Saat hujan dan badai merasuki badan

Namun jiwa akan tetap bertahan

Karena perjalanan masih panjang

ini rabbani

Jatah waktu untuk memegang panji Rabbani telah berakhir, telah hampir satu tahun amanah ini di embankan di atas pundak yang ringkih. Ketika dicoba untuk mengingat-ingat lagi apa yang telah di lakukan, terkadang ada rasa haru, ada rasa sedih, letih, lelah dan bangga

Semua rasa dilalui bersama.

Inilah Rabbani, yang jiwa-jiwa pengurusnya di ikat oleh satu ikatan akidah, yang tak akan tercerai karena alasan apapun. Karena kami tahu; ukhuwah kami adalah ibadah, ukhuwah kami adalah pahala, ukhuwah kami adalah penguat disaat salah satu diantara kami melemah.

Inilah Rabbani, yang tengah melakukan sebuah perniagaan dengan Rabb nya, perniagaan untuk mendapatkan Surga. Maka kami tidak terlalu peduli saat harus berlelah-lelah. Tidak menjadi soal bagi kami saat harus berhujanan, kesakitan dan perih-perih luka. Disaat beberapa orang kelelahan dengan agenda magang yang harus di adakan di setiap minggu untuk mahasiswa baru 2007, maka bagi kami kelelahan itu adalah sesuatu yang membanggakan, karena itulah yang akan kami banggakan di hadapan Allah. Ya Allah kami telah lakukan.

Inilah Rabbani, Tidak peduli kami dengan tidak adanya pujian dan mahkota penghormatan. Sungguh bukan itu yang kami cari. Tidak peduli kami ketika tidak ada sertifikat penghargaan untuk seluruh keaktivan kami, lagi-lagi bukan karena itu kami disini. Hanyalah Allah dan cukuplah Allah bagi kami. Baca entri selengkapnya »


Hit U ngmun d’Ur

30 April 2008

tiga.. dua… sa……
tidak lama lagi. Rabbani kan alih generasi.


nol ?!

12 April 2008

KITA TIDAK BUTUH MUWASHOFAT KADER
SEPULUH slogan NOL implementasi

kami adalah panah-panah terbujur

kami adalah pedang-pedang terhunus

kami adalah tombak-tombak berjajara

kami adalah butir-butir peluru

kami adalah mata pena yang tajam

seperti elang kami melayang

seperti air kami mengalir

seperti matahari kami berputar

seperti gunung kami merenung.
Kebangkitan umat adalah sebuah cita-cita besar bagi kita semua. Tentunya untuk mempersiapkan kondisi kebangkitan itu di butuhkan orang-orang yang mampu dan kuat untuk mewujudkannya. Jangan pernah bermimpi jika dengan persiapan yang seadanya kita akan bisa mewujudkan kebangkitan umat. Cita-cita besar butuh persiapan besar. Persiapan yang kecil dan seadanya hanya untuk karya-karya yang juga kecil bahkan sangat kecil.
Baca entri selengkapnya »


suksesi Rabbani

31 Maret 2008

Alih generasi segera di mulai. Yang hari ini ada, harus segera memberikan tongkat estafet pada pelari berikutnya. Pelari yang lebih muda, lebih kuat dan lebih bersemangat. Yang akan berlari kencang membawa panji Rabbani, menggapai cita Dakwah Kampus.
Bulan Mei 2008, alih generasi itu akan segera di langsungkan. Auranya sudah terasa..
Siapakah mereka.. Baca entri selengkapnya »


berjalan seharian

20 Januari 2008

ha.jpg

mendaki gunung, lewati lembah
sungai mengalir indah ke samudra
bersama teman, berpetualang
tempat yang baru belum pernah tercemar…
(nyanyikan dengan semangat..sound track Ninja Hatori, kalo ga salah )

sepenggal bait lagu di atas, sebenarnya tidaklah terlalu cukup untuk mewakili apa yang telah dilakukan hari ini. Terlau sedikit yang terlukis disana, padahal hari ini ada banyak kisah yang harus dicatat. bersama 80 lebih mahasiswa baru yang magang di UKM FKI Rabbani kita melakukan rihlah plus outbound, seharusnya sih ada 635 orang tapi karena banyak yang sudah pulang kampung, jadi hanya segini yang berpetualang. Baca entri selengkapnya »


Salam Muharram

16 Januari 2008

gfj.jpg

melewati beberapa persiapan lebih kurang 600 mahasiswa magang dan panitia salam telah merampung rangkaian acara yang akan diangkatkan Rabbani sepanjang bulan Februari dan Maret. Awalnya sih ini untuk agenda MUharram, tapi sepertinya karena Februari itu sudah masuk bulan syafar agak sedikit aneh juga namanya kalau masih Salam ( sajian islam ) Muharram. Salah seorang akh usul namanya salam hijriyah saja, yang lain usul salam rabbani, ada juga yang ngusul salam 1429, ato assalamu’alaikum saja.. ( koq ..)
Tema Muharram kali ini : Muharram momentum hijrah diri, hijrah hati Baca entri selengkapnya »


diam-diam bersepakat dengan dosa

27 Desember 2007

gh.jpg

diam-diam kita bersepakat dengan dosa, menghalalkan ia ada. Coba perhatikan kalender tahun baru yang di terbitkan oleh FSI-FSI (Forum Studi Islam).. ada yang salah disitu, teramat fatal menurut saya.
silahkan diperhatikan baik-baik…
ada yang tahu ??!!!


10 sahabat

8 Desember 2007

gdfhgsh.jpg“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100) Baca entri selengkapnya »


LAMDA II: masih ada yang tersenyum

8 Desember 2007

sedih rasanya melihat kondisi siang tadi, kalaulah boleh kecewa maka diri ini akan berkata kecewa. beberapa ikhwan akhwat peserta LAMDA II UKM FKI Rabbani yang tidak bisa menyelesaikan tugas-tugas yang telah diberikan masih bisa tersenyum, masih bisa tertawa-tertawa. Padahal jelas ada salah yang dilakukan, tapi tidak ada yang merasa salah. Sedih.

ikhwatifillah. tidak ada yang kami harapkan selain kebaikan bagi antum
sesungguhnya dirimu lebih kami cintai dari pada diri kami
kami ingin antum menjadi generasi yang kuat selepas kami
tidak mudah mengeluh
tidak mudah goyah
tidak lalai terhadap amanah
bersungguh-sungguh menunaikan seluruhnya

Hanya itu yang kami inginkan akhi ,, ukhti,, hanya itu harapan kami, sangat simple bukan? hanya itu.