sedekah rendah

15 Juni 2009

Sekarang, sebagian besar rakyat republik ini telah meletakkan sedekah dalam ruang-ruang paling rendah dan sempit dalam kehidupannya. Sedekah berada pada posisi yang hampir terhina. Terendahkan.

Fenomena merendahkan nilai sedekah bukan kali ini saja ada, tetapi sudah dari dulu begitu. Saya masih ingat ketika kuliah dulu, Saya dan beberapa teman ditugaskan sebagai tim fundraising, mencari dana untuk mensupport kegiatan menyambut tahun baru Hijriyah. Kami mengunjungi beberapa dosen di fakultas untuk meminta bantuan dana. Salah satu dari dosen yang kami kunjungi kemudian mengeluarkan komentar yang membuat saya sedikit geli, “maaf tidak ada uang kecil”. Ia berlalu begitu saja dan kami pun pergi, ingin rasanya berkomentar ketika itu, “kalau tidak ada uang kecil, uang besar saja pak”.

Baca entri selengkapnya »


hidayah lewat mana?

8 Januari 2009

Banyak hal di sekeliling kita yang membimbing untuk mencari hidayah Allah. Kejadian-kejadian sepele dan kecil dimata sebagian, bisa jadi begitu besar dalam pandangan orang lain. Salah satunya cerpen (cerita pendek)

Dulu ketika masa-masa awal kuliah, semester satu tepatnya. Ada satu cerpen yang membuat air mata saya menggenang tiap kali membacanya. Cerpen yang telah ikut menuntun saya ke jalan ini, cerpen yang seolah-olah berbisik kepada saya “ayoo, kamu harus berubah..” Saat itu saat fikir, saya terlalu cengeng untuk menjadi laki-laki, karen sampai-sampai harus menangis membaca cerpen seperti itu. Tapi saya tahu, itu bukan hanya tangis haru ada hal lain di sini, di dalam ini yang tersentak dan turut menangis karenanya.

Tadi pagi, sebelum mem posting tulisan ini saya membaca sebuah file pdf di computer, disana diceritakan tentang kisah seorang preman yang memulai perubahannya setelah membaca sebuah cerpen. Dan cerpen itu sama dengan cerpen yang dulu saya baca.

Saya tahu, bukan kami berdua saja yang mendapatkan percikan hidayah dari membaca cerpen itu. Ada banyak orang lagi yang mengalaminya, ikhwan ataupun akhwat. Bahkan ada yang memulai berjilbab setelah membaca cerpen itu. Tapi itu semua kembali di ingatkan tadi pagi.. dan seperti empat tahun yang lalu, ada lagi yang menggenang dimata..

Saya posting cerpen itu di blog ini, semoga kita semua mendapatkan percikan hidayah darinya..

Mungkin kita sudah pernah baca, tapi coba baca lagi

Semoga kita digiring ke cahaya Islam

Semoga kita digiring untuk senantiasa memperbaiki diri

Baca entri selengkapnya »