Miss World, IHSD dan Derajat Kecantikan Wanita

Ajang ratu kecantikan sejagad, Miss World 2013 direncanakan akan berlangsung di Indonesia pada September ini dan pelaksanaannya berpusat di tiga provinsi; DKI Jakarta, Bali dan Jawa Barat. DKI Jakarta akan menjadi lokasi utama dimana para kontestan dari 125 negara dikumpulkan dan mengikuti sebagian besar kegiatannya disini. Lalu dilanjutkan dengan Bali, sepertinya akan menjadi tempat untuk sesi paling kontroversial dalam kegiatan ini yaitu sesi kolam renang dan penilaian kecantikan dalam balutan bikini. Kemudia dilanjutkan dengan penutupan di Sentul International Convention Center, Jawa Barat. RCTI yang menjadi penyelenggaraan Miss World 2013 mengklaim akan menggelontorkan dana hingga Rp 120 miliar agar event ini bisa sukses.

Pro kontra pun muncul di tengah masyarakat terkait penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia. Para pihak yang mendukung penyelenggaraan Miss World 2013 beralasan bahwa kegiatan ini bermanfaat karena bisa menjadi ajang untuk mempromosikan Indonesia dimata dunia, baik dari segi tempat wisata, kuliner dan berbagai souvenir buatan anak bangsa. Pada akhirnya ini akan meningkatkan citra Indonesia sebagai daerah tujuan wisata, mengundang lebih banyak lagi wisatawan dari mancanegara dan semua ini tentu saja akan mengangkat perekonomian Indonesia.

Apa yang menjadi alasan bagi para pendukung Miss World 2013 tentu tidaklah tepat, karena Indonesia tidak memerlukan Miss World 2013 sebagai ajang mempromosikan Indonesia dimata dunia. Bangsa ini memiliki sederet nama hebat yang telah mengharumkan Indonesia melalui prestasi di bidang olahraga, seni maupun akademik. Hal demikian jauh lebih mengangkat martabat Indonesia dihadapan dunia daripada sekedar menjadi tuan rumah atau menjadi pemenang Miss World 2013. Adakah yang kenal dengan Imelda Fransisca, Kristania Virginia Besouw, Kamidia Radisti, Sandra Angelia, Kerenina Sunny Halim, Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief, Astrid Ellena, Ines Putri Tjiptadi Chandra dan Vania Larissa?. Dijamin sebagian besar kita akan menggelengkan kepala, ketahuilah mereka adalah Miss Indonesia dari 2005-2013 yang kemudian mengikuti Miss World. Lalu bagaimana mungkin orang-orang yang di Indonesia saja tidak dikenal, didaulat mempromosikan Indonesia di luar, ini sebuah alasan yang dibuat-buat. Dan setahu saya Komodo dan Orangutan Indonesia jauh lebih terkenal diluar sana ketimbang Miss Indonesia yang pernah mengikuti Miss World.

Disamping itu, kegiatan ini hanyalah ajang pamer aurat, mempertontonkan kecantikan diri dihadapan orang banyak dan mencari siapa pemilik tubuh paling sempurna di jagat raya versi panitia. Secara tidak langsung ini telah merendahkan derajat wanita yang seharusnya dimuliakan bukan dijadikan tontonan jalanan layaknya topeng monyet. Miss World juga akan membuat nilai kecantikan dipandang secara lahiriah semata dan ini akan semakin memicu perilaku konsumtif untuk mempercantik diri. Cantik secara lahiriah memang perlu, tetapi kecantikan sejati bagi seorang wanita itu ada pada kebagusan akhlaq dan kemampuannya untuk menjaga kehormatan diri dengan menutup aurat. Jangan lupa di September yang sama dengan pelaksanaan Miss World, juga diperingati International Hijab Solidarity Day (IHSD) yang telah dideklarasikan tahun 2004 lalu di London, Inggris.

IHSD menjadi momen perjuangan untuk mempertahankan kehormatan diri dengan menggunakan hijab. Hijab adalah bentuk kesempurnaan dalam menjaga kehormatan. Penggunaan hijab bagi wanita merupakan tingkatan tertinggi dalam peradaban. Sementara yang gemar mengumbar aurat dan buka-bukaan adalah prilaku masyarakat primitif dan manusia purba. Maka kita sama-sama tahu Miss World 2013 berada pada sisi yang mana.

Semoga pemerintah Indonesia mampu bijak dan memutuskan untuk tidak memberi izin dan membatalkan penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia

About these ads

13 pemikiran pada “Miss World, IHSD dan Derajat Kecantikan Wanita

  1. Ada juga keknya miss miss -an yang semua modelnya pakai hijab.
    Tapi sama saja ding.. sama-sama memamerkan fisik. hehehe..
    Ah, aku saja yang jadi Miss Indonesia saja tidak sombong, dan dijamin kalau ada tetangga saya pasti pada kenal Ulfah Uswatun Hasanah kok :lol:

  2. tapi melihat berita yang beredar kemungkinan pembatalan itu ketek bana bang, alah terlalu banyak pihak yang “berkong-kalikong” dalam mensukseskan MW ko.
    untuk daerah Bali, para pemudanya alah supakaik MW buliah di adakan di Bali

    oh iyo, kok pakai jilbab miss world nyo baa bang :D ?

  3. Nyari informasi ya pak, :)
    Syg nasi dah jadi bubur kompetisi ajang Miss wold uda berlangsung. Ini karna kurangnya kesadaran n negara suda sibuk dg urusan lain2 sehingga kurang d’perhatikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s