SEDOTAN


Sudah 2 minggu lebih, ada 2 sedotan kecil yang masih terbungkus untuk air mineral kemasan gelas, tersimpan di dalam ransel. Ops, jangan ditanya kenapa ia disana? Saya pun lupa kronologisnya dan entah untuk alasan apa masih menyimpannya, sedikitpun hati ini tidak tergerak untuk membuangnya. Saya biarkan saja didalam ransel, hanya menatapnya sejenak sambil memasukkan buku dan alqur’an untuk dibawa mabit malamnya.

Bintang-bintang menemani saat berangkat. Dijadwal selepas isya ini, saya seperti berjalan menentang arus, saat semua kendaraan berpacu untuk pulang tapi saya justru harus berangkat menuju arah berlawanan. Jalan yang tadinya dua jalur, seakan menjadi satu jalur.

Kajian mabitnya menarik, penjelasan-penjelasan yang runut dan sistematis. Beberapa puluh menit berlalu, hampir satu jam, tapi belum terlihat tanda-tanda panitia yang diamanahkan akan meletakkan air minum di meja ustadz, yang suaranya mulai serak. Panitia sepertinya juga sedang focus penuh dengan kajian mabit, sehingga belum sadar kalau ustadz butuh air minum.

Ternyata teman yang duduk disebelah saya pun juga menyadari hal itu,

“ustadz di depan sepertinya perlu air minum, saya punya 2 gelas air mineral di tas tapi ga ada sedotannya, ga mungkin ngasih ke ustadz tanpa sedotan”, bisiknya pelan

Tuing..

Tuing..

Tuing..

Saya senyum kepadanya, ada dua alasan: pertama karena kami punya fikiran yang sama, kedua karena saya memiliki apa yang ia butuhkan : dua sedotan, yang masih terbungkus rapi di dalam ransel.

“hee.. aha,, saya punya sedotannya..”, saya ambil sedotan itu dari dalam ransel, lalu menyerahkan kepadanya untuk diberikan bersama air mineral gelasnya ke ustadz..

Ternyata untuk hari inilah sedotan itu masih berada di dalam ransel, inilah momen bersejarah yang ditunggunya.. setelah sekian hari berada di dalam ransel, sekarang ia tuntaskan kerjanya dengan sempurna, disaat yang tepat. Siapa yang akan menduga, jika sedotan itu masih berguna, padahal ia tersimpan ditempat yang jauh dari air kemasan? Bukankah setiap air kemasan sudah punya jatah sedotan masing2 di dalam kotaknya, lalu bagaimana mungkin sedotan di ransel masih berguna? Namun begitulah yang terjadi, sedotan dalam ransel itu telah memainkan peran penciptaanya dengan sempurna.. perfetto. begitu juga dengan dua gelas air mineral milik teman saya..

Skenario Allah selalu menarik, penuh kejutan, dikelilingi hal-hal yang tidak pernah diduga oleh akal fikiran kita.. itulah sebabnya kita perlu menikmati setiap episodenya dengan kesyukuran. Mungkin hari ini ada derita, ada kesulitan dan beban, ada rentetan masalah yang rumit. Mari hadapi dengan keimanan karena Allah punya rencana terbaik untuk kita, maka sabar dan bersyukurlah selalu. Hingga kelak diujung cerita, lisan kita tidak akan berhenti mengucap subhanallah.. subhanallah.. subhanallah.. atas seluruh yang telah Allah rencanakan untuk kita.

——————-
image gambar di ambil disini

About these ads

Tentang rangtalu

catatan perjalanan : agar ia menjadi sejarah dari lelaki yang selalu tegar

62 Responses to “SEDOTAN”

  1. yisha says :

    bener, skenario ….
    ohya, mabit apa ya sob?

  2. lia sikupu says :

    puncak kesempurnaan bagi si sedotan :D nice

  3. rita silfi says :

    menarik..
    perfecto…

  4. Helin Putri Kasih says :

    kita diberi kelebihan untuk dapat membaca yang tersirat dari yang tersurat

    (tak ada yang sia-sia)
    ( )

  5. Mila says :

    2 buah sedotan pun menghaslkan tulisan yang superrrr :P

  6. Ilham says :

    skenario ko-insiden yang keren. :D

  7. Cak Bas says :

    sedotan saja punya cerita skenario yg luar biasa, apalagi kita. Allah sudah menyiapkan jalan cerita kita.

  8. rumahniefha says :

    pasti kedua sedotan itu merasa bermanfaat banget yo Da!
    “alhamdulillah.. akhirnya kita dipake juga sama manusia..” :D

  9. IFAN JAYADI says :

    Kita tidak akan pernah tahu rencana Tuhan itu akan seperti apa. Yang pasti kita hanya berdoa semoga segala sesuatunya berujung pada kebaikan dan kebahagiaan

  10. Abed Saragih says :

    Mas,gak da kata lain selain kata sedotan geli dengarnya mas :)

  11. Falzart Plain says :

    Perfecto!
    Mabit di mana?

  12. musimsemi22m says :

    unik ya..bahkan sedotanpun mengukir sjarahny…

  13. setitikharapan says :

    Subhanallah. Memang gak ada yang sia-sia ya semua yang tercipta. semoga setiap peristiwa ada pelajarannya buat kita. Perfecto.. :)

  14. puchsukahujan says :

    wah, si sedotan menemukan jodohnya :D

  15. ibonobi says :

    terkadang, hal kecil yang kita anggap tidak berarti, ternyata bermanfaat..
    it’s so PERFECTO.. :-)

  16. huhuhu says :

    hohohoho hebat juga sisedotan menemukan jodh yg pas
    mas bro kpn cerita sejarah juga??? :-D

  17. tuaffi says :

    wew…. sungguh sempurnanya skenario Tuhan.. dan bahagianya sedotan itu karena akhirnya tiba juga saat dimana ia digunakan.. :)

  18. sulunglahitani says :

    jadi pengen mabit kaya jaman dulu lagi :(

  19. hanis says :

    haaa…. serasa jadi pahlawan ya Da…??? alhamdulillah, begitulah yg namanya jodoh. tak diduga kapan ketemunya *ehemmm :P

  20. rahmat firdaus says :

    sungguh panitianya keterlaluan.
    tapi sepertinya saya kenal salah satu panitianya…
    yang seharusnya dia menyediakan minum
    malah menunggu jodoh untuk sedotannya.
    ah…sepertinya panitia yg satu itu juga perlu dicarikan jodoh :D

  21. sunarno2010 says :

    indahnya kisah sedotan yang satu ini

  22. tpamuhtadin says :

    inspiratif sekali, Kak,
    senang membacanya….

  23. oshieaisyah says :

    gambarnya salah tu bg
    sedotan air mineral yang gelas bukan yang itu…
    sedotannya kecil dan terbungkus plastik…
    :D

  24. bensdoing says :

    sorry sob…baru berkunjung nich….
    segala sesuatu mmg sudah digariskan oleh-Nya….
    btw …orang awak ya sob…..istriku juga orang awak lho….
    salam persahabatan ya !

  25. kakmarde says :

    setelah membaca sayapun berencana untuk menyimpan semua sedotan yang tersisa..
    hmm,apa ada batas kadaluarsa…? :D

  26. sarungbiru says :

    Datang membawa salam serta bingkisan……… silahkan lansung klik http://sarungbiru.wordpress.com/2012/02/08/tag-berantai-resolusi-dua-belas/
    semoga bermanfaat dan maaf merepotkan

  27. PKPU says :

    sederhana tapi bermakna… :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s