Pertama:
Merupakan Ibadah tanpa harus capek
Kedua:
Merupakan hiasan diri tanpa perhiasan
Ketiga:
Wibawa tanpa kekuasaan
Keempat:
Benteng tanpa dinding
Kelima:
Tidak perlu meminta maaf kepada siapapun
Keenam:
Malaikat pencatat amal menjadi rehat
Ketujuh:
Penutup keburukan dan sisi-sisi kejahiliyahan diri
Dengan diam, anda mendapatkan kekuatan hebat untuk berfikir secara mendalam tentang apa yang terjadi di sekelilingmu, serta dapat konsentrasi dengan penuh tentang rasionalitas suatu jawaban.
Dengan diam anda telah menguasai orang-orang yang ada di hadapan anda melalui pandangan mata anda yang mengandung banyak makna tersembunyi, yang membuat mereka kebingungan dalam memberikan tafsirnya.
Diam yang disertai sedikit gerak pisik dan isyarat mata telah memaksa orang yang ada di hadapan anda harus banyak mengungkapkan isi hatinya, sehingga ia lebih banyak berbicara daripada yang seharusnya ia berbicara.
Bisa jadi diam terasa oleh orang lain sebagai serangan terselubung yang menjadikannya semakin mendongkol, sehingga anda menjadi lebih kuat tanpa harus berbicara dan bercapek-capek.
Diam bisa menjadi solusi paling jitu dalam menghadapi berbagai problema rumah tangga ringan yang bertumpuk-tumpuk.
Di saat-saat genting, diam dapat melahirkan sikap dihormati, sebaliknya, perlawanan dan perdebatan dapat melahirkan sikap semakin menjauh dan dendam.
Dengan diam, anda telah menghancurkan berbagai senjata orang yang berseteru denganmu, serta menelanjangi mereka dari kemampuannya untuk melanjutkan kosa katanya.
Diam telah menjadi guru yang baik agar anda belajar menjadi pendengar yang baik, di mana banyak orang telah kehilangan sifat ini.
………….
syukron untuk ustadz Musyafa Ahmad Rahim atas taujih nya..
Setuju… Diam membuat saya lebih banyak berpikir, lebih mengerti apa yang dipikirkan lawan bicara. hehehe
lebih banyak mendengar, membuat lebih banyak mengerti..
itulah mengapa kita diberi dua telinga dan satu mulut.
ini komentar noeroel,
di ulang lagi..
hikmah 1 mulut 2 telinga, sedikit bicara dan banyak mendengar..
ya.
mahabijaksana nya Allah
eh ternyata udah ditulis sama noeroel ^^
kan sudah saya bilang va..
komentarnya sama
Sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
Mulut bisa dibungkam
Namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
Dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku.
Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
Disana bersemayam kemerdekaan
Apabila engkau memaksa diam
Aku siapkan untukmu: pemberontakan!
Sesungguhnya suara itu bukan perampok
Yang ingin merayah hartamu
Ia ingin bicara
Mengapa kau kokang senjata
Dan gemetar ketika suara-suara itu
Menuntut keadilan?
Sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
Ialah yang mengajari aku bertanya
Dan pada akhirnya tidak bisa tidak
Engkau harus menjawabnya
Apabila engkau tetap bertahan
Aku akan memburumu seperti kutukan
diam bukan berarti melarang orang untuk menyampaikan ide nya..
belasan abad lalu, manusia paling agung pernah mengatakan..
jika tidak ada hal baik yang akan dikatakan, maka lebih baik diam..
tapi jika ada kebaikan yang akan disampaikan, maka sampaikan lah
yo, sejauh-jauh nyo antum tabang dari padang
antum tapaso haru setuju
Saya memilih yang pertama…
sekalian tukran link ya mas bro..
Salam Persahabatan.
boleh boleh…
yup. link nya sudah saya cantumkan..
#salam ukhuwah blogger
diam = solusi terbaik jika tak tau apa-apa
apalagi pas lagi syuro
jika tidak tahu apa-apa, tidak boleh diam..
harus bertanya.
malu bertanya sesat ber syuro.
banyak bertanya = memalukan
kalau di padang itu namanya NYINYIE
kontemplasi.
atau hibernasi?
ini bukan kontemplasi atau hibernasi
tapi
karakter
#nada datar tanpa ekspresi
ya udah deh, saya diem aja
# serba salah kalo ngomong sama si uda
itu keutamaan diam nomor 8
Diam juga membuat orang yang sedang bicara merasa dihormati / didengar.
ya ya…
begitulah mas
diam kadang menimbulkan banyak persepsi.
hm.. ini poin keuntungan atau kelemahan?
rame nih yg komen, jadi ga pada ‘diam’ deh
he he, iya mas,
padahal judul nya “manfaat diam” ya
“Keenam: Malaikat pencatat amal menjadi rehat”
masak??? bukankah dikatakan bahwa niat kebaikan itu tetap dicatat. niat kan di dalam hati.
ya ya
yaah,brarti tugas mencatat malaikat msh berjalan donk. kan mencatat niat, skalipun tdk di lafazkan.
yup yup…